VIDEO DOKUMENTASI=
https://youtube.com/shorts/dAL7-UcZrII?feature=share
Dalam pementasan drama Bethlehem van Java yang dipersembahkan oleh kelas XII-E, saya juga berperan sebagai narator. Dalam peran tersebut, saya bertugas untuk menghubungkan satu scene dengan scene lainnya agar alur cerita terasa lebih menyambung dan penonton dapat memahami konteks dari setiap peristiwa yang ditampilkan.
Kesulitan yang saya hadapi selama menjadi narator adalah menyesuaikan nada suara dengan kebutuhan suasana serta menyesuaikan pembacaan naskah dengan video opening yang telah dipersiapkan. Pada bagian awal drama terdapat pengantar singkat mengenai kisah Bethlehem van Java, dan saya harus menyesuaikan kecepatan berbicara agar teks selesai dibacakan tepat sebelum judul “Bethlehem van Java” ditampilkan di layar. Tantangan ini cukup sulit karena saya harus menjaga artikulasi dan intonasi saya agar tetap terdengar jelas, tanpa berbicara terlalu cepat atau terlalu lambat. Pada beberapa latihan awal, saya masih sering terlambat menyelesaikan pembacaan sehingga tidak sinkron dengan tampilan video. Namun, melalui latihan yang dilakukan secara berulang dan adanya evaluasi, saya mampu menemukan tempo yang tepat. Pada akhirnya, saat hari H pagelaran, saya berhasil membawakan opening dengan pas dan sesuai dengan timing yang telah ditentukan.
Hal yang saya pelajari selama menjadi narator adalah bahwa latihan yang konsisten dapat membawa kita pada hasil yang lebih maksimal. Latihan benar-benar membantu saya memperbaiki kekurangan, terutama dalam hal pengaturan tempo. Selain itu, saya juga belajar bahwa saran dan kritik orang lain sangat membantu proses saya untuk lebih berkembang.

Leave a Reply