Refleksi Uprak Umum – Maydwinar Grachessian – Sutradara

Maydwinar Grachessian XII E / 27


  1. Latihan 01/12/2025

Latihan ini merupakan latihan pertama kami, dan kami memulai dengan mempelajari scene-scene awal. Saya bertugas sebagai sutradara yang mengatur dan mengarahkan teman-teman selama latihan berlangsung.

2. Latihan 02/12/2025

Latihan kedua dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 2025, kami melaksanakan latihan setelah teman-teman selesai remidi. Kami melanjutkan apa yang sudah dilatih pada hari sebelumnya, dan kemudian menambah untuk melatih beberapa adegan baru.

3. Latihan 09/12/2025

Pada hari ini, kami fokus membenarkan properti. Sehingga, saya dan beberapa teman harus pergi ke toko buku untuk membeli dekorasi-dekorasi persiapan uprak. Ini adalah foto saat saya dan Bagus sedang berada di toko buku.

4. Latihan 10/12/2025

Pada latihan hari ini, kami membuat dan melengkapi properti-properti yang kami butuhkan, seperti pendopo, karung, dll.

5. Latihan 13/12/2025

Pada latihan hari ini, Sie Makeup melakukan uji coba makeup pertama untuk para actors.

6. Latihan 05/01/2026

Latihan ini merupakan latihan pertama setelah libur natal dan tahun baru. Kami mencoba formasi flashmob dan melakukan review ulang per adegan yang sudah pernah dilatih.

7. Latihan 06/01/2026

Ini merupakan foto saat saya, Shannon, dan Joshua melakukan perjalanan ke rumah Joshua untuk latihan.

8. Latihan 08/01/2026

Foto berikut adalah foto saat kami melakukan latihan di tanggal 8 Januari, dan foto disamping adalah foto konsumsi dari latihan kami. Konsumsi ini menjadi salah satu motivasi teman-teman untuk semangat latihan.

9. Latihan 09/01/2026

Pada tanggal 9, kami melakukan latihan lagi di kelas. Latihan semakin intens kami lakukan karena banyak sekali perubahan tak terduga yang terjadi. Sehingga kami perlu menyesuaikan kembali drama dengan apa yang diinginkan Bapak/Ibu guru.

10. Latihan 12/01/2026

Foto disamping adalah foto saat kami pertama kali melakukan latihan di ruang besar (di bangsal) untuk pertama kalinya. Pada latihan ini, kami sungguh memaksimalkan waktu yang ada untuk menyesuaikan koreo dengan blocking yang sesuai dengan panggung saat hari-H.

11. Latihan 13/01/2026

Hari ini kami melakukan latihan untuk kembali merombak drama kami, muncul ide baru yang kemudian langsung kami eksekusi. Dan untungnya, teman-teman pun antusias dan semangat sekali untuk mengikuti latihan.

12. Latihan 15/01/2026

Pada latihan ini, kami kembali memperdalam latihan per adegan kami, sembari menyelesaikan detail dari properti-properti yang kami buat.

13. Foto Sie 16/01/2026

Karena kami juga mendapat tugas untuk menyelesaikan akun instagram kami, maka pada tanggal 16 kami pun melakukan foto sie bersama teman-teman kelas sesuai dengan pembagian sie masing-masing.

14. Shooting trailer 17/01/2026

Keesokan harinya setelah foto sie, kami pergi ke Singosari untuk shooting trailer. Bersama dengan 3 tokoh utama, kami melakukan shooting trailer di daerah Singosari, untuk mendapatkan footage terbaik yang sesuai dengan penggambaran dalam drama kami.

15. Latihan 22/01/2026

Pada hari itu, saya lupa mengambil footage latihan. Namun ini adalah “memori” yang tidak akan saya lupa, yaitu membeli bakso dan mie ayam bersama teman-teman sebelum latihan.

16. Latihan 23/01/2026

Foto disamping adalah foto teman-teman perlengkapan yang berjasa dalam pembuatan pendopo. Kami membuat pendopo dari kayu, dan merakitnya sendiri hingga menjadi pendopo yang kami gunakan dalam uprak.

17. Latihan 24/01/2026

Pada latihan ini, saya meminta Sie Kostum untuk menyiapkan kostum bagi para pemain karena saya ingin mencoba bagaimana mereka menari dengan kostum (jarik dan kebaya) yang mungkin membuat gerak menjadi semakin terbatas.

18. Latihan 26/01/2026

Ini adalah foto saat Joshua (sutradara) memberikan evaluasi kepada teman-teman kelas terkait apa yang sudah kami latih selama latihan di ruang besar.

19. Latihan 29/01/2026

Ini adalah latihan yang dilakukan di tanggal 29 di rumah Joshua. Kami berlatih run-through seperti biasa. Latihan dimulai sekitar pukul 8 dan berakhir kurang lebih pukul 10-11.

20. Latihan 31/01/2026

Ini adalah latihan terakhir di bulan Januari sekaligus latihan pertama kami di studio untuk bisa memaksimalkan drama kami.

21. Latihan 02/02/2026

Ini adalah foto dimana kami menemukan konsep baru di h-2 minggu pagelaran. Kami pun langsung giat berlatih setiap kali ada free time untuk merevisi pagelaran ini.

22. Latihan 05/02/2026

Hari ini kami latihan uprak mapel umum sekaligus latihan untuk uprak senam PJOK, latihan dilakukan di kelas sepulang sekolah.

23. Latihan 06/02/2026

Foto ini saya ambil sesudah saya selesai latihan. Latihan selesai cukup sore, sekitar jam setengah 5. Dan kali ini latihannya dilakukan di rumah Pak Sutradara alias Joshua.

24. Latihan 07/02/2026

Hari ini saya lupa memfoto latihannya, tetapi hari ini kami mengkhususkan waktu untuk sie makeup kembali uji coba makeup. Tapi kali ini semua orang yang ikut berperan akan di makeup oleh sie makeup.

25. Latihan 09/02/2026

Semakin mendekati hari H, latihan pun berjalan semakin intens. Foto ini saya ambil ketika kami akan memulai run-through drama kami.

26. Latihan 10/02/2026

Hari ini adalah hari dimana kami melakukan gladi kotor. Setelah gladi kotor, kami pun melakukan evaluasi singkat dan kembali berlatih.

27. Latihan 11/02/2026

Foto ini diambil sebelum gladi bersih. Setelah gladi bersih, banyak sekali evaluasi yang kami dapatkan. Dan dengan sisa waktu 1 ½ hari itu, kami berlatih sangat keras untuk memperbaiki apa yang menjadi evaluasi dalam drama kami.

28. Latihan 12/02/2026

Ini adalah latihan terakhir sebelum hari H. Semuanya tegang dan deg-deg an untuk hari berikutnya, yakni hari dimana kami akan menampilkan drana kami. Selama latihan ini, kami benar-benar serius untuk memperbaiki apa yang menjadi kekurangan dalam drama kami. Hingga keesokan harinya, kami sukses menampilkan penampilan terbaik.

REFLEKSI

Sebagai sutradara dalam pementasan uprak ini, saya menyadari bahwa tugas saya bukan hanya mengatur adegan, tetapi juga memastikan seluruh tim memahami visi dan pesan yang ingin disampaikan. Dalam membawakan kisah tentang Frans van Lith, saya berusaha mengarahkan pemain agar tidak hanya menghafal dialog, tetapi juga menghayati karakter dan nilai perjuangan yang ada di dalam cerita. Proses latihan mengajarkan saya pentingnya komunikasi yang jelas, ketelitian dalam melihat detail, serta kemampuan untuk menerima masukan dari anggota tim demi hasil yang lebih baik.Meskipun sempat menghadapi tantangan seperti perbedaan pendapat dan keterbatasan waktu latihan, saya belajar untuk tetap sabar dan tegas dalam mengambil keputusan. Pengalaman ini melatih jiwa kepemimpinan saya, terutama dalam menjaga kekompakan dan semangat teman-teman hingga hari penampilan tiba. Pada akhirnya, saya merasa bangga karena pementasan ini bukan hanya tentang tampil di atas panggung, tetapi tentang proses kerja sama, tanggung jawab, dan kedewasaan yang kami bangun bersama sebagai satu tim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *